Mengulik Fakta Di Balik Mitos Air terjun Sendang Gile

Selain air terjun Tiu Kelep, ada pula Air Terjun Sendang Gile yang jaraknya tidak terlalu jauh dan masih berada di wilayah yang sama sehingga Anda tak perlu pergi terlalu jauh. Air Terjun Sendang Gile letaknya tidak jauh dari air terjun Tiu Kelep dan masih berada di Desa Senaru. Air Terjun ini menjadi tempat wajib yang harus dikunjungi saat sebelum atau setelah melakukan pendakian Gunung Rinjani. Keindahan air terjun yang di kelilingi oleh bebatuan dan pepohonan rindang di sekitarnya menjadikan tempat tersebut sangat sejuk dan menjadikan ingin bersantai lama. Namun, di balik keeksotisan air terjun ini, ternyata ada sebuah mitos yang beredar dan menjadi kepercayaan masyarakat lokal.

Air Terjun ini memiliki ketinggian 31 meter dengan medan trekking yang sangat mudah dengan hanya mengikuti jalur jalan setapak yang sudah dibuatkan. Sepanjang perjalanan trekking menuju air terjun, Anda akan disuguhi pemandangan hutan dan jurang curam dengan batas dinding tebing di salah satu sisinya. Banyak jenis pohon lindung yang terdapat di kawasan utan lindung tersebut.

Mitos ‘Singa Gila’ di Air Terjun Sendang Gile

air terjun sendang gile
air terjun sendang gile

Bermula di tahun 1287, warga sekitar saat masih Kedatuan Bayan berlangsung, menyebut air terjun tersebut sebagai Batu Kerbau atau dalam bahasa lokal Batu Ko’. Air terjun tersebut ditemukan oleh warga dengan tidak sengaja saat sedang mengejar seekor singa yang masuk ke pemukiman warga dan memberi keributan. Karena warga semakin resah, akhirnya para warga mencari dan mengejar singa tersebut yang kemudian menemukan sebuah air terjun.

Bahasa lokal Singa Gila adalah Sengang Gile yang kemudian terjadi perubahan lafal dari ‘Sengang’ menjadi ‘Sendang’, yang kemudian berubah dinamakan Sendang Gile. Karena kemudian Air Terjun Sendang Gile ini digunakan oleh warga setempat dan dijadikan sebagai objek wisata, maka pada tahun 1987 dibangun jembatan agar memudahkan akses jalan menuju air terjun.

Kepercayaan warga lokal bahwa air terjun tersebut dijadikan tempat mandi bidadari menjadikan warga setempat percaya bahwa dengan membasuh muka atau mandi di air terjun tersebut bisa membuat awet muda. Kepercayaan ini semakin berkembang dan semakin bisa menarik minat wisatawan untuk mau berkunjung ke sini. Anda akan  dihipnotis dengan kesegaran mata air tersebut dan seolah wajah Anda akan tampak lebih muda atau selalu terlihat muda dari waktu ke waktu.

Fasilitas di Air Terjun Sendang Gile

Air Terjun Sendang Gile lombok
Air Terjun Sendang Gile

Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke tempat ini, maka sekarang sudah disediakan fasilitas umum seperti toilet dan kamar ganti agar lebih memudahkan wisatawan untuk berganti pakaian basah. Adapun tersedia penginapan murah yang cocok untuk backpacker. Pondok-pondok penginapan di sekitar jalan masuk bisa Anda manfaatkan untuk beristirahat karena mengingat perjalanan dari kota menuju ke tempat ini cukup lama dan masih banyak tempat wisata di Lombok yang ternyata lokasinya jauh lebih lama dari ini yang harus Anda kunjungi bersama dengan keluarga.

Tempat parkir yang disediakan juga luas sehingga Anda tidak perlu pusing mencari tempat parkir yang nyaman. Terdapat beberapa tatanan tempat duduk seperti di taman dan gazebo-gazebo kecil untuk beristirahat. Perjalanan untuk sampai ke air terjun hanya sekitar 15 menit saja dengan menaiki ratusan anak tangga. Atau, bisa juga dengan menyisiri saluran irigasi dan menyebrang lewat jembatan rotan, namun hal ini tidak terlalu dianjurkan karena medannya yang menjadi lebih sulit dan lebih licin. Butuh waktu tempuh 2 jam perjalanan berkendara dari pusat kota Mataram. Sebagai tips, bawa bekal makanan sendiri agar lebih sehat dan lebih higenis.

Demikian fakta unik dari objek wisata Air Terjun Sendang Gile yang membuat anda ingin kembali lagi ke objek wisata yang satu ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang merencanakan liburan ke Lombok